Main Article Content

Abstract

Pengelolaan wisata pesisir berkelanjutan memerlukan keterpaduan antara pelestarian lingkungan, pemberdayaan masyarakat, penguatan ekonomi lokal, tata kelola, dan peningkatan kualitas pelayanan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman mengenai pengelolaan wisata berkelanjutan melalui integrasi perspektif tata kelola destinasi, ekowisata, dan kualitas pelayanan dalam konteks Pantai Hamadi dan Pantai Holtekamp, Jayapura. Kegiatan dilaksanakan melalui program Sail to Campus dengan pendekatan edukatif, kolaboratif, dan diseminasi pengetahuan yang melibatkan perguruan tinggi, pemerintah daerah, serta organisasi lingkungan. Pelaksanaan kegiatan mencakup penyampaian materi dan diskusi mengenai pengelolaan destinasi, ekowisata, service excellence, pemberdayaan ekonomi masyarakat, tata kelola kolaboratif, pemasaran digital, serta keberlanjutan usaha pariwisata. Hasil kegiatan menunjukkan terbentuknya forum edukasi lintas pemangku kepentingan yang mengintegrasikan dimensi lingkungan, ekonomi lokal, sosial budaya, tata kelola, pelayanan, dan digitalisasi sebagai kerangka untuk memperkuat pengelolaan wisata pesisir. Implikasi kegiatan menegaskan perlunya tindak lanjut berupa asesmen destinasi, penguatan kapasitas masyarakat dan UMKM, penyusunan rencana aksi bersama, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi untuk mendukung pengelolaan destinasi yang lebih kolaboratif dan berkelanjutan

Keywords

ekowisata pemberdayaan masyarakat wisata berkelanjutan wisata pesisir Jayapura

Article Details

How to Cite
Khotimah, K., Zakaria, Z., Husen, S., Yendra, Y., Pasolo, F., & Fachril, F. (2025). Sail to Campus: Penguatan Pengelolaan Wisata Pesisir Berkelanjutan Berbasis Kolaborasi. Jurnal Mitra Cendekia Berkarya, 1(1), 15–30. https://doi.org/10.55098/jmcb.v1i1.195