Main Article Content
Abstract
Keterbatasan akses terhadap sumber belajar menjadi salah satu tantangan dalam penguatan literasi sekolah, terutama di wilayah kepulauan yang memiliki karakteristik geografis dan beragamnya akses pendidikan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat literasi sekolah melalui bantuan buku layak baca bagi sekolah sasaran di Distrik Pantai Barat, Kabupaten Kepulauan Yapen. Kegiatan dilaksanakan pada 13–20 Februari 2025 melalui pendekatan edukatif dan partisipatif yang mencakup penyiapan dan penyaluran bantuan buku serta interaksi dengan pihak penerima. Informasi kegiatan dianalisis secara deskriptif-reflektif berdasarkan dokumentasi pelaksanaan dan dikaji menggunakan literatur yang relevan dengan literasi sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan terlaksananya penyaluran paket buku sebagai tambahan sumber belajar, termasuk buku mata pelajaran untuk jenjang sekolah dasar, serta terbentuknya ruang interaksi antara tim pengabdian dan pihak penerima. Dokumentasi yang tersedia belum memungkinkan pengukuran perubahan kemampuan membaca peserta didik. Hasil kegiatan menegaskan bahwa bantuan buku perlu diikuti dengan inventarisasi koleksi, penyesuaian bahan dengan kemampuan peserta didik, pendampingan guru, aktivitas membaca yang terstruktur, serta pemantauan pemanfaatan. Program ini memberikan dasar bagi pengembangan pendampingan literasi sekolah yang lebih terencana, terukur, dan berkelanjutan di wilayah sasaran