Main Article Content
Abstract
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komunikasi dan kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai, serta menguji peran budaya organisasi sebagai variabel moderasi di Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Provinsi Papua.
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research. Seluruh pegawai sebanyak 91 orang dijadikan responden dengan menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert lima poin dan dianalisis dengan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) menggunakan aplikasi SmartPLS.
Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi dan kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Namun, budaya organisasi tidak berperan sebagai variabel moderasi dalam hubungan tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja pegawai lebih ditentukan oleh efektivitas komunikasi internal dan tingkat kepuasan kerja individu, sedangkan budaya organisasi berfungsi sebagai faktor pendukung tanpa memperkuat hubungan antarvariabel.
Implikasi: Penelitian ini menegaskan bahwa upaya peningkatan kinerja pegawai di lingkungan Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Provinsi Papua perlu diarahkan pada penguatan sistem komunikasi internal yang jelas, terbuka, dan berkelanjutan, serta pada peningkatan kepuasan kerja melalui kebijakan manajerial yang mendukung kesejahteraan dan kenyamanan kerja pegawai.
Keywords
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.